Tampilkan postingan dengan label Di mata Gue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Di mata Gue. Tampilkan semua postingan
Kamis, 07 Februari 2013
Senin, 30 April 2012
Dear Friends . .
Tahukah Kamu kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?
Tahukah Kamu kalau orang yang terlihat sangat sabar, perhatian dan penuh pengertian, sebenarnya dia juga mengeluh?
Tahukah Kamu kalau orang
yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru
orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?
Tahukah Kamu kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah :
Aku cinta Kamu, maaf dan tolong Aku.
Aku cinta Kamu, maaf dan tolong Aku.
Tahukah Kamu kalau Kamu menolong seseorang, pertolongan tersebut akan dikembalikan dua kali lipat?
Tahukah Kamu bahwa lebih
mudah mengatakan perasaan Kamu dalam tulisan dibandingkan mengatakan
kepada seseorang secara langsung? Tapi tahukah Kamu bahwa hal itu akan
lebih bernilai saat Kamu mengatakannya dihadapan orang tersebut?
Tahukah Kamu kalau Kamu memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan Kamu pasti dikabulkan?
Tahukah Kamu bahwa Kamu bisa mewujudkan
impianmu, seperti jatuh cinta, menjadi kaya, selalu sehat. Dan jika Kamu
memintanya dengan keyakinan, dan jika Kamu benar-benar tahu, Kamu akan
terkejut dengan apa yang bisa Kamu lakukan.
Tapi jangan percaya semua yang saya
katakan, sebelum Kamu mencobanya sendiri, jika Kamu tahu seseorang yang
benar2 butuh sesuatu yang telah saya sebutkan diatas, dan Kamu tahu Kamu
bisa menolongnya, Kamu akan melihat bahwa pertolongan tersebut akan
dikembalikan dua kali lipat . .
dari : motivatorsuper.com
dari : motivatorsuper.com
goodbye in April ..
Thanks for until now ^_^
Selasa, 13 Maret 2012
Lebih Indah
Ada yang tau Adera Ega ???
Cowo berkacamata nan eksotis yang satu ini lagi trend sekarang.Dia adalah penyanyi dengan single pertama dengan judulnya " Lebih Indah ". Baru aja download lagu ini. Entah kenapa dari pertama dengar langsung fallin' in love sama lagu ini.
Kaulah yang terbaik untukku
Ku percayakan seluruh hatiku padamu
Cowo berkacamata nan eksotis yang satu ini lagi trend sekarang.Dia adalah penyanyi dengan single pertama dengan judulnya " Lebih Indah ". Baru aja download lagu ini. Entah kenapa dari pertama dengar langsung fallin' in love sama lagu ini.
Lebih Indah - Adera Ega
Saat ku tenggelam dalam sendu
Waktupun enggan untuk berlalu
Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku
Entah untuk siapapun itu
Semakin ku lihat masa lalu
Semakin hatiku tak menentu
Tetapi satu sinar terangi jiwaku
Saat ku melihat senyummu
Reff:
Dan kau hadir merubah segalanya
Menjadi lebih indah
Kau bawa cintaku setinggi angkasa
Membuatku merasa sempurna
Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup
Berdua denganmu selama-lamanya
Kaulah yang terbaik untukku
Kini ku ingin hentikan waktu
Bila kau berada di dekatku
Bunga cinta bermekaran dalam jiwaku
Kan ku petik satu untukmu
Back to reff
Kaulah yang terbaik untukku
Ku percayakan seluruh hatiku padamu
Kasihku satu janjiku kaulah yang terakhir bagiku
Ternyata emang beneran enak. Suaranya oke, liriknya juga dalem. T.O.P deh .Cowo kayak gini bisa 100% buat gue melting kalo dia udah megang alat musiknya atau nyanyi.
Minggu, 11 Maret 2012
Perkara Sahabat
Hi! :) sekarang gue mau cerita soal SAHABAT
Lo semua pasti punya sahabat kan? Nah menurut kalian apa yang bisa buat kalian anggep sahabat kalian itu pantes buat jadi sahabat kalian?
A. Karena mereka tau semua rahasia kalian
B. Karena mereka main bareng sama kalian
C. Karena mereka selalu nanya kalian kegiatan kalian
D. Karena kalo mereka ga ada kalian pasti nyariin
E. Karena mereka nasehatin kalian
F. Karena kalian merasa mereka ada buat kalian?
G. Karena kalian selalu mikirin mereka
H. Karena mereka selalu bantu kalian
I. Karena kalian punya hobi yang sama
J. Karena kalian butuh mereka
Coba kalian pikirin. Hal apa aja yang buat kalian bisa bilang kalo dia/mereka adalah sahabat kalian?
Menurut kalian, berapa orang sahabat kalian?
Well,
menurut gue sendiri, sahabat itu bisa jadi banyak orang. karena, sahabat gue banyak ehhehe. Contohnya: SD itu gue punya sahabat 5 orang. Tapi yang satu udah gatau kemana. Yang satu lagi ada di facebook tapi jujur gue malu buat negor hehehe. Satu lagi itu sahabat gue di sekolah baru (berhubung dia kelas 3 SD pindah sekolah) sampe sekarang masih komunikasi. Dia yang ngajarin gue sepeda, bantuin gue belajar, main bareng, nginep bareng. Satu lagi juga masih tetep komunikasi dan sempet ketemu pas reuni SD, sayang dia sekolah di Jogja sekarang. dan yang satu lagi, dia itu temen, sahabat, saudara gue dari kecil sampe detik ini . Walaupun mereka gak tau gimana kehidupan gue sekarang, gue tetep anggep mereka sahabat gue :) Sedangkan pas SMP gue punya sahabat 4 orang. sampe detik ini pun masih komunikasi, dan gue masih suka cerita sama beberapa dari mereka. (KANGEN LOOOH GUENYAAAA). Terus pas SMA punya 7 orang. 4 orang di sekolah dan 3 orang diluar sekolah. Jadi totalnya gue punya 16 orang sahabat.
NAH LO LOHH!? aneh gak menurut kalian? hehehe. Menurut gue sih gak aneh. Karena mereka itu mencakup dari point A - H & J. Kenapa I enggak, karena gak semua temen gue punya hobi yang sama dengan gue. Tapi walaupun mereka gak punya hobi yang sama, udah jarang komunikasi, mereka tetep gue anggep sahabat gue (walaupun mereka gatau kayak gimana) karena gue masih mikirin mereka dimanapun mereka berada. Contohnya; Gue itu tipe orang yang keras kepala, susah dibilangin, susah untuk mengalah (biasanya), dan NYOLOT hahahhaa. Gue rasa mereka muak kali ya tiap hari atau dulu ketemu gue pasti gue bikin mereka gondok. Jadi jangan salah, gue dulu paling sering punya masalah sama sahabat gue sendiri. Tapi itu yang buat gue sayang sama mereka. Karena mereka itu nunjukkin ke gue apa adanya mereka tentang gue.Dibentak pun gue pernah, sepet-sepetan di twitter, labrak-labrakan. Tapi ujung-ujungnya baikan dan makin kesini makin ngerti sifat masing-masing walaupu gue masih sering kena omel karena kenyolotan/kecuekan gue -___-
Gue itu sebenarnya gak cuek hahaha, cuma pembawaan dari dulu kali ya karena gue tomboy banget dan terbiasa untuk survive sendiri jadi ya, (agak) preman dikit. TAPI SEKARANG UDAH GAK KOOOOOK. Banyak temen gue yang kadang ngerasa gak enak dan selalu nanya "Dian gue punya masalah ya sama lo?" / "Dian, gue ada salah ya sama lo?" / "Dian, lo kenapa sih jutek banget" -____________- Itu gak bener. Karena gue akan bilang sama sahabat-sahabat gue kalo ada hal yang gak gue suka dari mereka. (sekarang ya. Kalo dulu iya, diem-dieman, bete-betean, nyuekin, ninggalin hahaha). Beberapa temen gue juga kadang negor gue dengan keras kalo ada hal yang gak mereka suka dari gue.
Balik lagi ke "Perkara Sahabat" yang (mungkin) beberapa dari kalian yang kalo sahabatnya punya temen main baru mungkin karena suasana baru/sekolah baru, atau rumah baru bahkan lingkungan berubah karena pacar baru, pasti ada yang bete sama sahabatnyaaaa. iya kaaaaaaaaaaaaaan (NGAKU LO NGAKU NYEEHEHEHEHE~)
Gue juga pernah ngerasain kok, bahkan sampe sekarang (gue udah SMA kelas 11 loh -_-) hahaha. Karena kebiasaan selalu sama-sama dan apa-apa bareng jadi pas mereka ada temen baru, jadi ada yang "hilang". Tapi sekarang tergantung cara kalian menanggapinya. Kalo gue punya cara sendiri :
1. Kalo gue diajak ke lingkungan barunya, gue akan pelajari dulu lingkungan itu. Sekali-dua kali.. ngerasa ga cocok, langsung cut karena gue gamau nyusahin diri gue sendiri hehehe. Tapi bukan berarti gue benci sama lingkungan dia yang baru atau orang-orangnya. Tapi, gue akan lebih memilih untuk stay back hahaha.Kalo dia butuh gue juga dia bakal dateng kok :) Temenan itu bukan berarti lo 24/7 sama dia kan? Please -_- kalian bukan suami-istri.
2. Gue tipe orang yang ngomong langsung. Tapi secara halus juga ahaha. maksudnya kalo lagi nasehatin temen/nyampein kalo gue gak suka sama hal yang dia lakuin. Balik lagi, karena kenyolotan gue itu banyak temen gue yang nanggepinnya nyolot, yaudah gue nyolot lagi deh. Tapi kalo gue udah sampein marah gue sama sahabat gue, yaudah abis itu gak bakal gue perpanjang. Biasanya, dia akan berlanjut di social media microblog.
3. Gue cuek. Gue tipeorang yang "hi beb, kamu kenapa?" / "iih aku kangennih beeeb~ cuss yuk" -__________- gue sama sekali bukan tipe manusia yang begitu. Bahkan, kalo ada temen gue yang galau / nge-tweet "butuh orang buat cerita" hmm.. gue ga akan begitu. Kecuali kalo mereka bilang "Ruth jalan yuk." / "Ruth mau cerita nih" baru gue akan tanya. Kenapa gue begitu? Gue gak mau jadi orang yang GE-ER atau ngerasa yang paling dibutuhin -___-
4. Tiap orang punya privasi. Nah, ini yang gue tekanin di dalam diri gue. Tiap orang butuh waktu untuk sendiri, jadi, jangan pernah ngarepin orang itu selalu ada buat lo.
Nyeaahahhaahhaha~ jadi, coba deh renungi lagi, apakah kalian sama? atau beda? yang jelas Sahabat bukan kembaran lo yang 24 jam sama lo :)
Lo semua pasti punya sahabat kan? Nah menurut kalian apa yang bisa buat kalian anggep sahabat kalian itu pantes buat jadi sahabat kalian?
A. Karena mereka tau semua rahasia kalian
B. Karena mereka main bareng sama kalian
C. Karena mereka selalu nanya kalian kegiatan kalian
D. Karena kalo mereka ga ada kalian pasti nyariin
E. Karena mereka nasehatin kalian
F. Karena kalian merasa mereka ada buat kalian?
G. Karena kalian selalu mikirin mereka
H. Karena mereka selalu bantu kalian
I. Karena kalian punya hobi yang sama
J. Karena kalian butuh mereka
Coba kalian pikirin. Hal apa aja yang buat kalian bisa bilang kalo dia/mereka adalah sahabat kalian?
Menurut kalian, berapa orang sahabat kalian?
Well,
menurut gue sendiri, sahabat itu bisa jadi banyak orang. karena, sahabat gue banyak ehhehe. Contohnya: SD itu gue punya sahabat 5 orang. Tapi yang satu udah gatau kemana. Yang satu lagi ada di facebook tapi jujur gue malu buat negor hehehe. Satu lagi itu sahabat gue di sekolah baru (berhubung dia kelas 3 SD pindah sekolah) sampe sekarang masih komunikasi. Dia yang ngajarin gue sepeda, bantuin gue belajar, main bareng, nginep bareng. Satu lagi juga masih tetep komunikasi dan sempet ketemu pas reuni SD, sayang dia sekolah di Jogja sekarang. dan yang satu lagi, dia itu temen, sahabat, saudara gue dari kecil sampe detik ini . Walaupun mereka gak tau gimana kehidupan gue sekarang, gue tetep anggep mereka sahabat gue :) Sedangkan pas SMP gue punya sahabat 4 orang. sampe detik ini pun masih komunikasi, dan gue masih suka cerita sama beberapa dari mereka. (KANGEN LOOOH GUENYAAAA). Terus pas SMA punya 7 orang. 4 orang di sekolah dan 3 orang diluar sekolah. Jadi totalnya gue punya 16 orang sahabat.
NAH LO LOHH!? aneh gak menurut kalian? hehehe. Menurut gue sih gak aneh. Karena mereka itu mencakup dari point A - H & J. Kenapa I enggak, karena gak semua temen gue punya hobi yang sama dengan gue. Tapi walaupun mereka gak punya hobi yang sama, udah jarang komunikasi, mereka tetep gue anggep sahabat gue (walaupun mereka gatau kayak gimana) karena gue masih mikirin mereka dimanapun mereka berada. Contohnya; Gue itu tipe orang yang keras kepala, susah dibilangin, susah untuk mengalah (biasanya), dan NYOLOT hahahhaa. Gue rasa mereka muak kali ya tiap hari atau dulu ketemu gue pasti gue bikin mereka gondok. Jadi jangan salah, gue dulu paling sering punya masalah sama sahabat gue sendiri. Tapi itu yang buat gue sayang sama mereka. Karena mereka itu nunjukkin ke gue apa adanya mereka tentang gue.Dibentak pun gue pernah, sepet-sepetan di twitter, labrak-labrakan. Tapi ujung-ujungnya baikan dan makin kesini makin ngerti sifat masing-masing walaupu gue masih sering kena omel karena kenyolotan/kecuekan gue -___-
Gue itu sebenarnya gak cuek hahaha, cuma pembawaan dari dulu kali ya karena gue tomboy banget dan terbiasa untuk survive sendiri jadi ya, (agak) preman dikit. TAPI SEKARANG UDAH GAK KOOOOOK. Banyak temen gue yang kadang ngerasa gak enak dan selalu nanya "Dian gue punya masalah ya sama lo?" / "Dian, gue ada salah ya sama lo?" / "Dian, lo kenapa sih jutek banget" -____________- Itu gak bener. Karena gue akan bilang sama sahabat-sahabat gue kalo ada hal yang gak gue suka dari mereka. (sekarang ya. Kalo dulu iya, diem-dieman, bete-betean, nyuekin, ninggalin hahaha). Beberapa temen gue juga kadang negor gue dengan keras kalo ada hal yang gak mereka suka dari gue.
Balik lagi ke "Perkara Sahabat" yang (mungkin) beberapa dari kalian yang kalo sahabatnya punya temen main baru mungkin karena suasana baru/sekolah baru, atau rumah baru bahkan lingkungan berubah karena pacar baru, pasti ada yang bete sama sahabatnyaaaa. iya kaaaaaaaaaaaaaan (NGAKU LO NGAKU NYEEHEHEHEHE~)
Gue juga pernah ngerasain kok, bahkan sampe sekarang (gue udah SMA kelas 11 loh -_-) hahaha. Karena kebiasaan selalu sama-sama dan apa-apa bareng jadi pas mereka ada temen baru, jadi ada yang "hilang". Tapi sekarang tergantung cara kalian menanggapinya. Kalo gue punya cara sendiri :
1. Kalo gue diajak ke lingkungan barunya, gue akan pelajari dulu lingkungan itu. Sekali-dua kali.. ngerasa ga cocok, langsung cut karena gue gamau nyusahin diri gue sendiri hehehe. Tapi bukan berarti gue benci sama lingkungan dia yang baru atau orang-orangnya. Tapi, gue akan lebih memilih untuk stay back hahaha.Kalo dia butuh gue juga dia bakal dateng kok :) Temenan itu bukan berarti lo 24/7 sama dia kan? Please -_- kalian bukan suami-istri.
2. Gue tipe orang yang ngomong langsung. Tapi secara halus juga ahaha. maksudnya kalo lagi nasehatin temen/nyampein kalo gue gak suka sama hal yang dia lakuin. Balik lagi, karena kenyolotan gue itu banyak temen gue yang nanggepinnya nyolot, yaudah gue nyolot lagi deh. Tapi kalo gue udah sampein marah gue sama sahabat gue, yaudah abis itu gak bakal gue perpanjang. Biasanya, dia akan berlanjut di social media microblog.
3. Gue cuek. Gue tipeorang yang "hi beb, kamu kenapa?" / "iih aku kangennih beeeb~ cuss yuk" -__________- gue sama sekali bukan tipe manusia yang begitu. Bahkan, kalo ada temen gue yang galau / nge-tweet "butuh orang buat cerita" hmm.. gue ga akan begitu. Kecuali kalo mereka bilang "Ruth jalan yuk." / "Ruth mau cerita nih" baru gue akan tanya. Kenapa gue begitu? Gue gak mau jadi orang yang GE-ER atau ngerasa yang paling dibutuhin -___-
4. Tiap orang punya privasi. Nah, ini yang gue tekanin di dalam diri gue. Tiap orang butuh waktu untuk sendiri, jadi, jangan pernah ngarepin orang itu selalu ada buat lo.
Nyeaahahhaahhaha~ jadi, coba deh renungi lagi, apakah kalian sama? atau beda? yang jelas Sahabat bukan kembaran lo yang 24 jam sama lo :)
Kamis, 01 Desember 2011
Single=Happy…??
http://umum.kompasiana.com/2009/09/15/single-happy/
“mereka bilang aku pemilih dan kesepian
terlalu keras menjalani hidup
beribu nasehat dan petuah yang diberikan
berharap hidupku bahagia
aku baik baik saja
menikmati hidup yang aku punya
hidupku sangat sempurna
I’m single and very happy
mengejar mimpi mimpi indah
bebas lakukan yang aku suka
berteman dengan siapa saja
I’m single and very happy
mereka bilang sudah saatnya karena usia
untuk mencari sang kekasih hati
tapi kuyakin akan datang pasangan jiwaku
pada waktu dan cara yang indah
waktu terus berjalan tak bisa kuhentikan
kuinginkan yang terbaik untuk hidupku “
Hmm…lirik lagu oppie ini begitu ringan tapi mengena. Untuk sebagian orang, hidup melajang itu suatu masa yang indah, menyenangkan. Tidak ada yang mengatur ataupun saling memonopoli satu dengan yang lain. Tidak perlu repot-repot memberikan informasi lagi dimana, dengan siapa, ngapain dan lain sebagainya yang biasa ditanyakan para pasangan. Hidup melajang bebas, bisa kemana saja kita mau dan juga membangun relasi dengan siapa saja. Memang menyenangkan bila seperti itu.
Tapi, untuk sebagian orang lagi, hidup melajang itu sepi, sunyi sekalipun banyak teman, sahabat, keluarga yang peduli dengan kita. Hanya saja di satu sisi lagi merasakan kurangnya seseorang untuk tempat berbagi, tempat berkeluh kesah, tempat untuk bisa saling berdiskusi dan selalu menemani dalam suka dan duka. Di sisi hati yang lain merindukan sosok yang dapat melengkapi kekurangan dan memberikan kelebihannya.
Di Indonesia yang menganut adat ketimuran, untuk wanita yang sudah berusia 25 tahun dan belum juga menikah, biasanya di kalangan keluarga akan jadi bahan pembicaraan. Mereka akan sibuk mencarikan jodoh supaya tidak melajang terlalu lama lagi. Bila kita melihat lagi ke tahun-tahun jaman Siti Nurbaya, dimana saat usia muda belia sudah dijodohkan dengan orang yang lebih berada sekalipun terpaut usia yang sangat jauh. Bila keadaan tersebut diaplikasi pada era masakini, sepertinya sudah tidak relevan lagi dimana tingkat mobilitas kaum hawa yang sudah jauh sangat meningkat terlebih di dunia kerja. Banyak sekali business woman yang sukses dibidangnya dan seakan mereka terperangkap dalam irama kerja yang menuntut konsentrasi dan kerja keras sehingga, kehidupan berumah tangga sedikit terlupakan.
Mungkin kembali lagi pada faktor psikologis. Dimana, seorang wanita yang sudah mempunyai karir bagus dalam pekerjaan, memiliki segudang aktivitas, mungkin tidak terlalu memusingkan urusan berumah tangga. Toh mereka berpikir, tanpa laki-lakipun hidup tetap bisa dijalani. Tapi, untuk seorang wanita yang karir dalam pekerjaannya biasa-biasa saja, kegiatannya juga tidak terlalu padat, mungkin pikiran untuk memiliki sebuah keluarga lebih besar. Ingin diperhatikan, ingin dimanja, ingin disayang dan mempunyai anak-anak yang lucu dan manis.
Semua bentuk kehidupan apapun di dunia ini bila dijalankan dengan penuh keikhlasan akan mendatangkan kebaikan dan kebahagiaan. Pasangan hidup itu ditentukan oleh yang Diatas. Tuhan menciptakan manusia berpasangan, namun bila pada akhirnya masih belum menemukan pasangan ya…jalanilah dengan penuh keikhlasan. Bila memang sudah waktunya para lajang menemukan pasangan hidup, itu akan menjadi hal terindah dalam hidup dan membawa pada ending kebahagiaan. Karena sesuatu yang dipaksakan tidak akan membawa suatu kebaikan. Hidup hanya akan dijalani dengan penuh keluh kesah dan penyesalan yang tak pernah ada habisnya.
Jadi…adakah yang setuju single = happy?? :-)
Sabtu, 05 November 2011
Sebutan Gadis Teratai Untuk Ku
Suatu hari aku sedang duduk dengan kakek ku dibelakang dapur.Disalah
satu percakapan yang kami lakukan ada salah satu kalimat yang membuat degup
jantungku terhenti sejenak.Aku dibilang oleh beliau seperti ini “kakak, mirip
dengan bunga teratai.” Aku bingung, kenapa teratai? Ada apa dengan bunga teratai? Aku pun di
suruh mencari tahu jawabannya sendiri oleh kakek. Singkat cerita, akhirnya aku tahu
kenapa dikatakan mirip bunga teratai. Teratai itu bunga yang unik. Dia
mampu bertahan hidup di tempat yang tidak layak, mampu tetap kuat walau banyak
halangan disekitarnya, dan mampu tetap cantik walau lingkungannya tak mendukung,
-karena teratai hidup di rawa-rawa yang berlumpur yang kotor. Dalam kondisi air tenang maupun bergejolak,
dia tetap berada diatas, tak akan tenggelam.....cantik dan kuat
Walau berada di air berlumpur yang kotor, tapi bunga teratai mampu tumbuh dengan cantiknya.
Menjadi manusia yang mampu bertahan hidup, tetap berpegang teguh pada prinsip, mampu menjaga harga diri, mampu tetap bersih, suci dan cantik meski hidup di lingkungan kotor, menjijikkan, dan tidak mendukung, tentunya adalah manusia yang luar biasa. Karena itu jadilah gadis yang indah dan kuat seperti bunga teratai. Walau banyak cobaan di dalam hidup, aku tetap mampu tegak bertahan.Ini bukan lah prinsip hidupku.Tapi bukankah belokan hidup di jalanan sana tak pernah dapat kita duga.Semua akan terjadi begitu saja.Semuanya: segala yang sebelumnya tak pernah kita inginkan tiba-tiba harus datang di depan mata sebagai mimpi buruk dimana kita tak sanggup bangun.
Sebaiknya memang tak perlu terlalu berprinsip.Sebab pada akhirnya semuanya akan kita hancurkan sendiri cepat atau lambat.Dan mulai saat itu entah mengapa aku lebih memilih bunga teratai dari pada bunga mawar.
Walau berada di air berlumpur yang kotor, tapi bunga teratai mampu tumbuh dengan cantiknya.
Menjadi manusia yang mampu bertahan hidup, tetap berpegang teguh pada prinsip, mampu menjaga harga diri, mampu tetap bersih, suci dan cantik meski hidup di lingkungan kotor, menjijikkan, dan tidak mendukung, tentunya adalah manusia yang luar biasa. Karena itu jadilah gadis yang indah dan kuat seperti bunga teratai. Walau banyak cobaan di dalam hidup, aku tetap mampu tegak bertahan.Ini bukan lah prinsip hidupku.Tapi bukankah belokan hidup di jalanan sana tak pernah dapat kita duga.Semua akan terjadi begitu saja.Semuanya: segala yang sebelumnya tak pernah kita inginkan tiba-tiba harus datang di depan mata sebagai mimpi buruk dimana kita tak sanggup bangun.
Sebaiknya memang tak perlu terlalu berprinsip.Sebab pada akhirnya semuanya akan kita hancurkan sendiri cepat atau lambat.Dan mulai saat itu entah mengapa aku lebih memilih bunga teratai dari pada bunga mawar.
Jumat, 21 Oktober 2011
Resiko
- Tertawa berarti mengambil resiko kelihatan tolol.
- Menangis berarti mengambil resiko kelihatan sentimental.
- Mengulurkan tangan kepada orang lain berarti mengambil resiko terlibat.
- Menunjukkan perasaan berarti mengambil resiko menunjukkan diri sejati kita.
- Memberitahukan ide-ide kita, impian-impian kita, di depan banyak orang berarti mengambil resiko kalah.
- Mengasihi berarti mengambil resiko tidak balas dikasihi.
- Hidup berarti mengambil resiko mati.
- Berharap berarti mengambil resiko putus asa.
- Mencoba berarti mengambil resiko gagal.
Walopun gitu, bahaya terbesar dalam kehidupan adalah GA NGAMBIL RESIKO SAMA SEKALI. Soalnya orang yang ga ngambil resiko, berarti ga dapet apa-apa, tidak punya apa-apa, ga ngerasain apa-apa, dan akhirnya, tidak menjadi siapa-siapa. :)
jadi,
jangan takut ngambil resiko, karena hidup emang seperti itu
Kamis, 20 Oktober 2011
Humble via Twitter
Gue suka deh sama artis yang humble :)
Topik tulisannya keliatan gak banget ya ngomongin artis gini, berasa lagi bawain acara gosip di tv-tv aja hehe
But, I really adore humble celeb
Humble? Tau dari mana lo soal mereka rendah hati?
Gue tau dari twitter.
Yaelah, gue kira lo emang kenal sama artis-artis
Yah, emang keliatannya ko cetek banget ya, cuma dari tweet doang
Twitter kan cuma tulisan, siapa tau dia bohong doang, sok ramah gitu deh
Yaah, kalau soal bohong sih urusan Yang Di Atas ya :)
Mungkin si pesimis akan ngomong gini,
"paling mereka sok ramah ngebales-balesin tweet supaya mereka laku aja. Belum tentu mereka yang bales juga. Mereka pengen kedongkrak namanya, supaya lebih terkenal, supaya karya mereka laku."
Menurut gue itu gak sepenuhnya benar. Balik lagi ke statement gue sebelumnya, toh kalau dia pura-pura, dia yang dosa; toh kalau dia bohong, buktinya gue tetap tersentuh dengan balesan retweetan dia tiap gue mention; toh kalau memang twitter dipakenya untuk mempopulerkan karyanya, gak ada yang salah kan?
Twitter memang seharusnya digunakan seefektif mungkin. Kapan lagi lo bisa promosiin, ngiklanin diri lo sendiri dengan gretongan selain di twitter? ;)
Sekarang kalo gue balik nanya ke si pesimis,
"Kalau menurut lo, balesan tweetnya itu cuma kebohongan, topeng, dan kemunafikan semata, kenapa gak semua artis bersikap kaya gitu? Bersikap rajin ngebalesin mention untuknya dari fansnya? Bukannya menurut lo bisa ngedongkrak nama?"
(diam)
Itu semua gue rasa karena mereka punya cara masing-masing buat menunjukkan rasa menghargai fansnya. Mungkin ada yang kita cap sombong karena gak pernah bales tweetan fansnya, kalau ketemu gak mau dipeluk, dicium, dicipika-cipiki, atau foto bareng; Hey! Maybe it's not their way. Coba aja lo bayangin kalau lo diciam-cium, cubit, peluk sana-sini, how does it feel?
Tapi, kalau ada artis yang rajin bales tweet fansnya, bisa jadi itu it is one of their ways to treat their fans, salah satu (atau mungkin satu-satunya) cara berkomunikasi langsung sama fansnya dan mendengarkan pendapat mereka secara langsung juga, memperhatikan perkembangan karyanya, mengetahui pendapat orang tenntang dirinya, dan yang paling kerasa:
Membuat fansnya degdegseeeeeer! Hahaha :D
Twitter makes us easy (correction: so easy) to talk with someone we admire
Gak jaman lagi deh ribet buat rebutan salam-salaman atau minta tanda tangan. Sekarang kita sudah bisa ngobrol langsung, coy!
Thank you for the technology!
Thank you for Evan Williams and Biz Stone, who found twitter!
And, now it is our business to use it maximally and effectively as we can
Selamat bertwitteran! :)
Topik tulisannya keliatan gak banget ya ngomongin artis gini, berasa lagi bawain acara gosip di tv-tv aja hehe
But, I really adore humble celeb
Humble? Tau dari mana lo soal mereka rendah hati?
Gue tau dari twitter.
Yaelah, gue kira lo emang kenal sama artis-artis
Yah, emang keliatannya ko cetek banget ya, cuma dari tweet doang
Twitter kan cuma tulisan, siapa tau dia bohong doang, sok ramah gitu deh
Yaah, kalau soal bohong sih urusan Yang Di Atas ya :)
Mungkin si pesimis akan ngomong gini,
"paling mereka sok ramah ngebales-balesin tweet supaya mereka laku aja. Belum tentu mereka yang bales juga. Mereka pengen kedongkrak namanya, supaya lebih terkenal, supaya karya mereka laku."
Menurut gue itu gak sepenuhnya benar. Balik lagi ke statement gue sebelumnya, toh kalau dia pura-pura, dia yang dosa; toh kalau dia bohong, buktinya gue tetap tersentuh dengan balesan retweetan dia tiap gue mention; toh kalau memang twitter dipakenya untuk mempopulerkan karyanya, gak ada yang salah kan?
Twitter memang seharusnya digunakan seefektif mungkin. Kapan lagi lo bisa promosiin, ngiklanin diri lo sendiri dengan gretongan selain di twitter? ;)
Sekarang kalo gue balik nanya ke si pesimis,
"Kalau menurut lo, balesan tweetnya itu cuma kebohongan, topeng, dan kemunafikan semata, kenapa gak semua artis bersikap kaya gitu? Bersikap rajin ngebalesin mention untuknya dari fansnya? Bukannya menurut lo bisa ngedongkrak nama?"
(diam)
Itu semua gue rasa karena mereka punya cara masing-masing buat menunjukkan rasa menghargai fansnya. Mungkin ada yang kita cap sombong karena gak pernah bales tweetan fansnya, kalau ketemu gak mau dipeluk, dicium, dicipika-cipiki, atau foto bareng; Hey! Maybe it's not their way. Coba aja lo bayangin kalau lo diciam-cium, cubit, peluk sana-sini, how does it feel?
Tapi, kalau ada artis yang rajin bales tweet fansnya, bisa jadi itu it is one of their ways to treat their fans, salah satu (atau mungkin satu-satunya) cara berkomunikasi langsung sama fansnya dan mendengarkan pendapat mereka secara langsung juga, memperhatikan perkembangan karyanya, mengetahui pendapat orang tenntang dirinya, dan yang paling kerasa:
Membuat fansnya degdegseeeeeer! Hahaha :D
Twitter makes us easy (correction: so easy) to talk with someone we admire
Gak jaman lagi deh ribet buat rebutan salam-salaman atau minta tanda tangan. Sekarang kita sudah bisa ngobrol langsung, coy!
Thank you for the technology!
Thank you for Evan Williams and Biz Stone, who found twitter!
And, now it is our business to use it maximally and effectively as we can
Selamat bertwitteran! :)
Selasa, 11 Oktober 2011
Aneh, Jadi Manusia Kok Takut Di Hina ?
Jadi, sungguh aneh, menjadi manusia kok takut di hina ? Biarkan aja,
anggap saja angin lalu, kalau bahasa gaulnya “ cuek aja, emangnya gue
pikirin (EGP) “ Loh iya, kenapa mesti dipikirin ? Di hina, di cela atau
di caci maki, kok dipikirin ? Loh keenakan yang menghina dong, kan itu
berarti tujuannya tercapai, orang yang menghina akan puas. Kan tujuan
orang menghina itu adalah menjatuhkan mental orang yang dihinanya,
mental orang yang di hina makin jatuh, dia makin senang. Loh jadi buat
apa menyenangkan si penghina, iya kan ? Cuek aja, biarin aja, sabodo
aja, ngapain dipikirin. Kalau kamu berkata : “ Habis kepikiran, gimana
dong ? “ Ya banyak-banyak istigfar aja, Itu lebih baik, dari pada
mikirin penghinaan.
Sebenarnya, saat kau di hina, di cela atau di
caci maki, semestinya kau ucapkan “ Alhamdulillah”, alhamdulilah masih
ada orang yang menghina, alhamdulillah masih ada orang yang mencela,
alhamdulillah masih ada orang yang mencaci maki. Loh ini apa-apaan sih ?
Di hina, di cela dan di caci maki, kok Alhamdulillah ? Lah iya, kan itu
berarti kau sedang diperingatkanNya, sedang ditunjukiNya, jangan-jangan
hidayah sedang diturunkanNya kepadamu, Kok bisa ? Karena saat kau
sedang di hina, di cela atau dicaci sedemiikian rupa, itu artinya Dia
sedang menghilangkan kesombonganmu, Dia sedang membersihkanmu dari
penyakit-penyakit hati, bukankah kamu mengatakan di atas tadi, bahwa “
aku paling bersih, paling suci dan paling benar ? “ Nah saat itulah, kau
“ ditampar” sedemikian rupa olehNya, hingga jiwa terkapar,
berdarah-darah, perih dan sebagainya. Jadi, mengapa takut di hina, di
cela dan di caci maki ? Nah, lebih alhamdulillah lagi, kalau kamu di
anggap atau di katakan “gila”, kalau kamu sudah mendapat”cap” yang satu
ini, dari orang sekelilingmu, maqommu, meningkat.
Untuk yang terakhir ini, “berat” membahasnya, untuk itu, saya cukupkan sekian. Terima kasih.
Jumat, 23 September 2011
Wanita Cantik
Kecuali jika seseorang itu mengalami masalah mental, atau mempunyai
obsesi yang pelik-pelik, tiada manusia di dunia ini yang tidak menyukai
kecantikan.
Saya suka kepada kecantikan. Anda pun tentu suka. Malah kita pun disunnahkan menjaga kecantikan, asalkan jangan sampai melampaui batas.
Tapi kadang-kadang saya keliru. Ada orang yang melihat kecantikan sebagai segala-galanya. Mahu cantik, mahu bergaya, mahu nampak menyerlah, biarlah banyak berbelanja, biarlah agama digadai.
Bukanlah kecantikan fizikal yang diutamakan, tapi kecantikan rohani. Apalah gunanya wanita yang cantik, yang rupawan, tapi mendedahkan aurat. Bentuk badannya diketahui ramai, rambutnya pula digayakan dengan fesyen yang berbagai. Ditambah pula dengan gaya yang manja dan mesra yang melampau, dia menayangkan ‘keindahan’ ini kepada lelaki yang haram untuk melihatnya. Sesiapa yang memandang dengan sengaja akan mengundang dosa. Kita khuatir si penayang auratlah yang akan paling banyak menanggung dosa akibat perbuatan tersebut.
Semoga Allah memberikan hidayah dan keampunan kepadanya dan kita semua!
Sedangkan di sisi yang lain, mungkin ada wanita yang tidaklah cantik pun. Tapi agamanya dipelihara seteguh-teguhnya. Quran dan Sunnah dijunjung tinggi. Inilah wanita yang cantik sebenarnya. Sebagai seorang muslim, saya tentu mahukan wanita seperti ini sebagai isteri. Begitu juga lelaki muslim lain, harus berfikiran serupa, sebab inilah yang dituntut agama kita dalam soal mencari bakal isteri. Inilah kecantikan yang ditekankan Islam, malah ini adalah sejenis kecantikan yang boleh dibina dan dibaiki. Sesiapa saja boleh memilikinya, dengan izin Allah, soalnya nak atau tak nak sahaja. Ingat betul-betul sabda Rasulullah s.a.w:
“Jika datang kepada kalian orang yang kalian redhai agama dan akhlaknya, maka nikahilah dia. Sebab, jika kalian tidak melakukannya, nescaya akan terjadi fitnah di atas bumi dan kerosakan yang luas” (At-Tirmizi, Ibnu Majah dan Al-Hakim. Al-Hakim mensahihkannya, disetujui oleh Az-Zhahabi. Lihat Sahihul-Jami’)
Pada masa yang sama, janganlah lupa, jika inginkan suami atau isteri yang baik, diri sendiri harus diperbaiki terlebih dahulu. Jangan sesekali berubah kerana berniat ingin mencari pasangan, tapi mestilah ikhlas kerana Allah. Bila anda berubah kerana Allah, barulah anda bakal ditemukan oleh Allah dengan jodoh yang baik-baik. InsyaAllah.
Jika anda mahu sangat isteri yang cantik, sedarlah bahawa kecantikannya itu pasti akan hilang. Jika anda meletakkan kebahagiaan kepada kecantikan fizikal semata-mata, tentu anda akan semakin kurang bahagia apabila isteri anda semakin menua. Tapi jika anda meletakkan kebahagiaan anda kepada keimanan dan ketaqwaan si isteri tersebut kepada Allah, anda akan bahagia selama-lamanya. InsyaAllah.
Bukannya saya kata tidak boleh mencari isteri yang cantik. Maksud saya di sini ialah kecantikan rohani jauh lebih utama berbanding kecantikan jasmani.
Sedihnya, pada zaman ini, konsep Islami yang unggul tentang kecantikan ini telah semakin pupus. Idea dan konsep tentang kecantikan banyak dipengaruhi falsafah barat. Mereka perjuangkan kecantikan fizikal dan materialistik. Wanita dilihat sebagai objek. Pada masa yang sama, pemikiran kaum wanita diperdaya dengan konsep bahawa penyerlahan tubuh badan wanita itu sebagai satu hak asasi dan simbol kemuliaan wanita. Padahal ini konsep yang keliru dan karut.
Menurut Islam, wanita adalah kaum yang mulia, harus dilindungi dan dipelihara baik-baik. Keindahan fizikal yang ada pada mereka bukanlah untuk tayangan umum, tapi untuk suami-suami mereka. Sedangkan suami berperanan menjaga kebajikan dan memenuhi keperluan isterinya dengan sebaik-baiknya. Peranan wanita bukanlah sebagai hamba kepada kecantikan duniawi, tapi sebagai khalifah Allah, selain peranan spesifiknya sebagai ibu yang mendidik generasi baru umat Islam.
Bak berlian yang cantik, mengapa mahu ditunjuk-tunjukkan? Adakah kita mahu ianya dicuri? Dirompak? Tentu tidak. Semoga Allah memberikan hidayahNya kepada kita semua.
Saya suka kepada kecantikan. Anda pun tentu suka. Malah kita pun disunnahkan menjaga kecantikan, asalkan jangan sampai melampaui batas.
Tapi kadang-kadang saya keliru. Ada orang yang melihat kecantikan sebagai segala-galanya. Mahu cantik, mahu bergaya, mahu nampak menyerlah, biarlah banyak berbelanja, biarlah agama digadai.
Bukanlah kecantikan fizikal yang diutamakan, tapi kecantikan rohani. Apalah gunanya wanita yang cantik, yang rupawan, tapi mendedahkan aurat. Bentuk badannya diketahui ramai, rambutnya pula digayakan dengan fesyen yang berbagai. Ditambah pula dengan gaya yang manja dan mesra yang melampau, dia menayangkan ‘keindahan’ ini kepada lelaki yang haram untuk melihatnya. Sesiapa yang memandang dengan sengaja akan mengundang dosa. Kita khuatir si penayang auratlah yang akan paling banyak menanggung dosa akibat perbuatan tersebut.
Semoga Allah memberikan hidayah dan keampunan kepadanya dan kita semua!
Sedangkan di sisi yang lain, mungkin ada wanita yang tidaklah cantik pun. Tapi agamanya dipelihara seteguh-teguhnya. Quran dan Sunnah dijunjung tinggi. Inilah wanita yang cantik sebenarnya. Sebagai seorang muslim, saya tentu mahukan wanita seperti ini sebagai isteri. Begitu juga lelaki muslim lain, harus berfikiran serupa, sebab inilah yang dituntut agama kita dalam soal mencari bakal isteri. Inilah kecantikan yang ditekankan Islam, malah ini adalah sejenis kecantikan yang boleh dibina dan dibaiki. Sesiapa saja boleh memilikinya, dengan izin Allah, soalnya nak atau tak nak sahaja. Ingat betul-betul sabda Rasulullah s.a.w:
“Jika datang kepada kalian orang yang kalian redhai agama dan akhlaknya, maka nikahilah dia. Sebab, jika kalian tidak melakukannya, nescaya akan terjadi fitnah di atas bumi dan kerosakan yang luas” (At-Tirmizi, Ibnu Majah dan Al-Hakim. Al-Hakim mensahihkannya, disetujui oleh Az-Zhahabi. Lihat Sahihul-Jami’)
Pada masa yang sama, janganlah lupa, jika inginkan suami atau isteri yang baik, diri sendiri harus diperbaiki terlebih dahulu. Jangan sesekali berubah kerana berniat ingin mencari pasangan, tapi mestilah ikhlas kerana Allah. Bila anda berubah kerana Allah, barulah anda bakal ditemukan oleh Allah dengan jodoh yang baik-baik. InsyaAllah.
Jika anda mahu sangat isteri yang cantik, sedarlah bahawa kecantikannya itu pasti akan hilang. Jika anda meletakkan kebahagiaan kepada kecantikan fizikal semata-mata, tentu anda akan semakin kurang bahagia apabila isteri anda semakin menua. Tapi jika anda meletakkan kebahagiaan anda kepada keimanan dan ketaqwaan si isteri tersebut kepada Allah, anda akan bahagia selama-lamanya. InsyaAllah.
Bukannya saya kata tidak boleh mencari isteri yang cantik. Maksud saya di sini ialah kecantikan rohani jauh lebih utama berbanding kecantikan jasmani.
Sedihnya, pada zaman ini, konsep Islami yang unggul tentang kecantikan ini telah semakin pupus. Idea dan konsep tentang kecantikan banyak dipengaruhi falsafah barat. Mereka perjuangkan kecantikan fizikal dan materialistik. Wanita dilihat sebagai objek. Pada masa yang sama, pemikiran kaum wanita diperdaya dengan konsep bahawa penyerlahan tubuh badan wanita itu sebagai satu hak asasi dan simbol kemuliaan wanita. Padahal ini konsep yang keliru dan karut.
Menurut Islam, wanita adalah kaum yang mulia, harus dilindungi dan dipelihara baik-baik. Keindahan fizikal yang ada pada mereka bukanlah untuk tayangan umum, tapi untuk suami-suami mereka. Sedangkan suami berperanan menjaga kebajikan dan memenuhi keperluan isterinya dengan sebaik-baiknya. Peranan wanita bukanlah sebagai hamba kepada kecantikan duniawi, tapi sebagai khalifah Allah, selain peranan spesifiknya sebagai ibu yang mendidik generasi baru umat Islam.
Bak berlian yang cantik, mengapa mahu ditunjuk-tunjukkan? Adakah kita mahu ianya dicuri? Dirompak? Tentu tidak. Semoga Allah memberikan hidayahNya kepada kita semua.
obsesi anak sma buat beli BB
kemaren tuh dengan ga sengaja hape samsung duos gue kebanting gtu kan.
terus rusak deh dan yaudah bilang sma bonyok gue.
terus mereka bilang 'yaudah kamu ganti apa yg kamu mau deh'
wah seneng banget kan gan.
tapi gue gatau mau beli apa akhirnya gue memutuskan untuk beli di satu toko di skywalk pim.
nah kan gue smpe tokonya terus bilang mas saya mau beli hape dong.
penjual: mau beli apa de.
gue: mas recommend apa ya mas saya bingung. yg simple simple aja deh mas.
penjual : beli BB aja deh de! ini lagi gaul loh .
gue : ah ga ah mas tmen2 udah banyak yg punya, pasaran banget.
penjual : yah ade masa ketinggalan jaman de, masa kalah sma temen2 ade. emg ade hapenya apa si?
gue : N70 mas ,tapi uda rusak. jadi nya mau beli baru.
penjual : yah ade ketinggalan jaman banget nih
gue : .... (ngeheeeee syapa lo bilang2 gue ketinggalan jaman)
cerita masi lanjut . dengan udah ga niat, gue asal2 aja liat hape , berharap ada yg bagus. nah terus sebelah gue ada 3 cewe , dandanya 'anak gaul banget'. pamer paha lagi kan, yah gue ngeliatin lah.
terus gue merasa aneh, ko mereka mukanya sedih gtu ya? apalagi yg duduk di sebelah gue.
akhirnya gue nguping. dan inilah yg gue dapet [ga persis gan tapi yah mirip2 lah]
CW 1 (yg duduk) : duh gimanaya gue ngebet bold banget2 ini.
CW 2 (berdiri di seblah kiri nya CW 1) : yah gimana ya
CW 3 (sebelah kanan CW 1) : yah ntar kalo lo gapunya ga seru dong
CW 2 : iya lo ga seru punya gue aja cuma curve, tapi yg penting punya lah daripada gue punya hape abal2.
CW 1 (bingung) : tapi gimana dong gue cuma punya 2 juta.
CW 2 ( berusaha menenangkan) : yaudah ntar gue pinjemin deh.
CW 3 : iya gue juga
CW 1 : yg bener nih?
CW 2 : yah kalo gaboleh ma nyokap paling gue nyolong
CW 3 : ntar gue bilang buat bayaran deh [SPP maksudnya]
terus gue ga dgr lagi mereka ngmg apa soalnya mereka tau gue nguping.
dan gue lgsg liat si penjual nya itu kan, eh dya malah senyum
terus bilang gini
"sekarang percaya kan de kalo BB bikin ade gaul?"
gue diem dan lgsg keluar tokonya. terus gue merenung, segitunya terobsesinya-kah anak sma jaman skrg demi BB ? smpe mau nyolong duit ortu? smpe bela2in minjem temen? supaya dianggap 'gaul'?
gila tingkat konsumtif indonesia udah akut banget deh gue kira, remaja skrg jadi penganut hedonisme smua kalo kyk gini
sedih gue.
akhirnya mereka keluar gajadi beli dan muka mereka bertiga kliatan sedih banget. demi sbuah handphone.
dan akhirnya gue beli nokia 1100 (handphone lama banget) dan itu bekas, gue dapet dgn harga 125000 di ITC fatmawati. gapapa lah jelek, gue juga harus sadar gue ga boleh buang2 uang ortu seenaknya.
kejadian tadi bikin gue tambah dewasa dan tambah sadar.
bahwa orang yg bahagia gabisa dilihat dari penampilanya.
tapi dari hatinya.
terus rusak deh dan yaudah bilang sma bonyok gue.
terus mereka bilang 'yaudah kamu ganti apa yg kamu mau deh'
wah seneng banget kan gan.
tapi gue gatau mau beli apa akhirnya gue memutuskan untuk beli di satu toko di skywalk pim.
nah kan gue smpe tokonya terus bilang mas saya mau beli hape dong.
penjual: mau beli apa de.
gue: mas recommend apa ya mas saya bingung. yg simple simple aja deh mas.
penjual : beli BB aja deh de! ini lagi gaul loh .
gue : ah ga ah mas tmen2 udah banyak yg punya, pasaran banget.
penjual : yah ade masa ketinggalan jaman de, masa kalah sma temen2 ade. emg ade hapenya apa si?
gue : N70 mas ,tapi uda rusak. jadi nya mau beli baru.
penjual : yah ade ketinggalan jaman banget nih
gue : .... (ngeheeeee syapa lo bilang2 gue ketinggalan jaman)
cerita masi lanjut . dengan udah ga niat, gue asal2 aja liat hape , berharap ada yg bagus. nah terus sebelah gue ada 3 cewe , dandanya 'anak gaul banget'. pamer paha lagi kan, yah gue ngeliatin lah.
terus gue merasa aneh, ko mereka mukanya sedih gtu ya? apalagi yg duduk di sebelah gue.
akhirnya gue nguping. dan inilah yg gue dapet [ga persis gan tapi yah mirip2 lah]
CW 1 (yg duduk) : duh gimanaya gue ngebet bold banget2 ini.
CW 2 (berdiri di seblah kiri nya CW 1) : yah gimana ya
CW 3 (sebelah kanan CW 1) : yah ntar kalo lo gapunya ga seru dong
CW 2 : iya lo ga seru punya gue aja cuma curve, tapi yg penting punya lah daripada gue punya hape abal2.
CW 1 (bingung) : tapi gimana dong gue cuma punya 2 juta.
CW 2 ( berusaha menenangkan) : yaudah ntar gue pinjemin deh.
CW 3 : iya gue juga
CW 1 : yg bener nih?
CW 2 : yah kalo gaboleh ma nyokap paling gue nyolong
CW 3 : ntar gue bilang buat bayaran deh [SPP maksudnya]
terus gue ga dgr lagi mereka ngmg apa soalnya mereka tau gue nguping.
dan gue lgsg liat si penjual nya itu kan, eh dya malah senyum
terus bilang gini
"sekarang percaya kan de kalo BB bikin ade gaul?"
gue diem dan lgsg keluar tokonya. terus gue merenung, segitunya terobsesinya-kah anak sma jaman skrg demi BB ? smpe mau nyolong duit ortu? smpe bela2in minjem temen? supaya dianggap 'gaul'?
gila tingkat konsumtif indonesia udah akut banget deh gue kira, remaja skrg jadi penganut hedonisme smua kalo kyk gini
akhirnya mereka keluar gajadi beli dan muka mereka bertiga kliatan sedih banget. demi sbuah handphone.
dan akhirnya gue beli nokia 1100 (handphone lama banget) dan itu bekas, gue dapet dgn harga 125000 di ITC fatmawati. gapapa lah jelek, gue juga harus sadar gue ga boleh buang2 uang ortu seenaknya.
kejadian tadi bikin gue tambah dewasa dan tambah sadar.
bahwa orang yg bahagia gabisa dilihat dari penampilanya.
tapi dari hatinya.
Minggu, 17 Juli 2011
Mengapa aku pelajar??
Yang perlu aku jelaskan disini merupakan bagian dari kehidupan seorang pelajar seperti yang lainnya.Menurut kalian pelajar itu bagian dari kehidupan kita yang mana..? Pentingkah status pelajar itu...?.Setiap orang pasti pernah merasakan menjadi seorang pelajar,walaupum mereka itu adalah orang yang tidak bersekolah sama sekali disepanjang kehidupannya.Orang yang tidak bersekolah disebut juga sebagai pelajar,mungkin dia sekolah luar formal yang tidak sama seperti kita.Contohnya menjahit,pemulung,pembantu,dan lain-lain.Mengapa bisa disebut begitu? Karena mereka itu juga belajar bagaimana caranya bisa bertahan hidup.Mereka tidak bersekolah karena diakibatkan oleh orang tua yang tidak bisa bertahan hidup hingga saat ini,sampai akhirnya anak-anak dari orang tua mereka lah yang menjadi korban.Seharusnya,kita yang masih bisa bersekolah bersyukur kita tidak menjadi korban karena hal itu.Bahkan,aku bangga dengan statusku sebagai seorang pelajar.Kadang kala,kita tidak puas dengan tempat belajar kita,mungkin dikarenakan gurunya,tempat sekolahnya,dimata orang buruk,jalanan menuju kesana tidak bagus,didaerah perkampungan,ditempat kumuh,transportasinya susah,dan banyak lagi beribu alasan kalian.Tapi coba perhatikanlah keluar,banyak orang yang tidak beruntung seperti kita,masih banyak sekolah yang tidak layak untuk tempat belajar,masih banyak yang berjalan jauh puluhan km hanya untuk sekolah,dan masih banyak orang yang tidak mampu untuk bersekolah.Minggu kemarin, aku melihat program tv acara “kick andy”.Yang aku simpulkan setelah menonton acara itu adalah sebagian besar keberhasilan bukan dari asal tempat sekolahnya,melainkan bagaimana cara kita menyikapi pembelajaran yang kita dapatkan dari sekolah.
Hal yang dilakukan pelajar selain belajar adalah menyontek atau meng-copy paste milik orang lain.Menyontek sudah menjadi umum atau bahkan sudah menjadi kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh sebagian pelajar.Budaya contek-menyontek sudah menge-cap ditanah air kita.Apakah kalian tidak malu...??.Aku akui aku menulis note ini bukan menyindir orang yang melakukan itu.Bahkan,aku sendiri pun menyontek.Ada sedikit rasa malu menulis kata “menyontek” itu.Kesannya aku telah mencuri sebuah bohkahan emas milik orang lain.Terkadang saat aku sedang melakukan tindakan penyimpangan premier itu,seketika sedang menyalin jawaban,hati kecil ku tidak ingin menulis,tapi hasratku masih ingin melihatnya lagi,lagi,dan lagi.Merasa seperti orang malas yang tidak tahu aturan sekolah.
Coba,anda jelaskan mengapa anda menyontek..?? Apakah karena takut dihukum oleh guru karena tidak mengerjakan tugas,atau karena hobby,atau juga anda sedang terkena penyakit yang bernama malas.Melakukan itu sama saja tidak mendapatkan nilai murni diri sendiri.Sekarang berada dimanakah nilai-nilai otak kita selama menjadi pelajar yang disenangi oleh penduduk seluruh dunia.Apakah kita masih pantas disebut pelajar yang baik..??.Bertindak tawuran,memakai narkoba,mencuri,mencotek,melawan guru,membolos,dan hal-hal lain yang buruk.Kalau begini terus-menerus mengapa aku disebutkan sebagai pelajar..??
Langganan:
Postingan (Atom)









